BARANG GEREJA DI TAHAN OLEH TNI ANGKATAN UDARA DI TIMIKA
Posted by: mediasi rakyat Posted date: 23.57 / comment : 0
Seorang Tokoh Agama Kabupaten Mimika Pdt. Deserius Adii,
S.Th. mengatakan barang milik Gereja Kemah Injil (KINGMI) Jemaat Bahtera Yaguu
Klasis Tigi Barat di tahan oleh TNI Angkatan Udara yang bertugas Bandara Moses
Kilangin Timika.
“Tadi pagi saya kasih berangkatkan anggota Jemaat saya ke
kampung bersama dengan sebuah mesin Sensor milik Gereja KINGMI Jemaat Bahtera Yagu Klasis Tigi Barat tapi mereka
(TNI. AU) menahan sensor.” Kata Pdt. Dese.
Menurut Pdt. Deserius Adii, S.Th yang biasa menantang
kelakuan aparat TNI/POLRI di Timika ini menyayangkan tindakan penahanan ini,
“inikan barang gereja, barang tidak berbahaya, ini bukan Bom, Senjata atau
Peluruh Tajam, baru kenapa TNI/POLRI
biarkan masyarakat sipil bersenjata dibebaskan naik turun dengan senjata dan
amunisi ko di biarkan baru biasa terjadi penembakan sehingga masyarakat tidak
berdosa jadi korban.” Ucapnya.
Lanjutnya,” tadi saya Tanya kenapa tidak diberangkatkan dari
pihak TNI. AU. Menyatakan harus ada surat dari AMA itu sendiri, setelah itu
saya minta surat ke AMA sehingga Pihak Pimpinan mengeluarkan Surat Pernyataan
bertanggungjawab dengan Sensor milik Gereja ini, tetapi TNI.AU bersih keras
untuk menahan barang milik gereja ini.” Katanya.
Pdt. Adii juga hari ini mau melaporkan keatasannya tetapi
dia bersambar, “kali ini saya bersabar
lain kali lagi terulang nanti saya lapor keatasannya agar anak buahnya
yang nakal di lapangan ini di proses.” Ungkapnya.
Berikut ini Surat Pernyataan dari Pimpinan AMA di Timika
yang bertanggungjawab dengan Sensor Milik Gereja yang diberangkat hari ini TNI
AU tahan di Badara Moses Kilangin.
About mediasi rakyat
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Fak-Fak - Suarapasema.blogspot.com- Penggrebekan Dan Penangkapan Sewenang – Wenang Tanggal 3 Juli 2015 Dan Proses Hukum Yang Tidak Adil Deng...
-
Foto: Pembacaan Pernyataan Sikap Rencana memeja-hijaukan tiga orang pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Sekreta...
-
Fak-fak kamis 10/15 The United Liberation Movement for West Papua – ULMWP wilayah Fak-fak siap bertangung jawab di pengadilan atas...
-
Foto-foto penggrebekan pada 3 Juli 2015 1. PNWP = Parlemen Nasional West Papua 2. WPNCL = West Papua Nasional Colition Liberation ...
-
HENTIKAN PELANGGARAN HAM DI PAPUA, KAPOLDA PAPUA HARUS BERTANGGUNG JAWAB Hentikan Pelarangan aksi damai, pembubaran paksa dan penangk...
-
Jayapura, Jubi – Dikabarkan, Pada Selasa 12 Mei 2015 lalu dua aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Fak-Fak atas nama Natanie...
-
Seorang Tokoh Agama Kabupaten Mimika Pdt. Deserius Adii, S.Th. mengatakan barang milik Gereja Kemah Injil (KINGMI) Jemaat Bahtera Yaguu...
-
Kantor NRFPB Bomberay-Fakfak dipasang garis polisi - foto: Erick W Fakfak. Kepolisian Resort Fakfak pada pukul 09.000 WPB datang k...
-
Timika-KNPBNes, Pada hari ini, Kamis 09 September 2015 Pemerintah Indonesia melalui PEMDA, TNI/POLRI mendukung Deklarasi Larangan M...
-
A.M Fachir Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Saat Forum MSG Berlangsung di Honiara Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia di Mint...

Tidak ada komentar: