Home
»
»Unlabelled
» DISAAT DOA LINTAS BANGSA PAPUA, 15 ANGGOTA KNPB/PRD TIMIKA DI TANGKAP
DISAAT DOA LINTAS BANGSA PAPUA, 15 ANGGOTA KNPB/PRD TIMIKA DI TANGKAP
Posted by: mediasi rakyat Posted date: 03.44 / comment : 0
Timika-KNPBNews: Hari ini selasa, 5
April 2016, Gabungan TNI/POLRI Timika-Papua Barat datang membubarkan Doa Lintas
Bangsa Papua yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB)
Wilayah Timika dengan Parlemen Rakyat Daerah Mimika (PRDM) yang di
selenggarakan di halaman Gereja GKII Jemaat Golgota SP 13 Kampung Utikini
Distrik Kuala Kencana, Timika-Papua.
Sekitar Pukul 09.00 waktu Timika,
mengepung anggota KNPB dan PRDM serta simpatisan Bangsa Papua yang sedang ikut
Ibadah Doa Lintas Bangsa Papua menuju anggota penuh di MSG.
Setelah TNI/POLRI tiba ditempat
kegiatan langsung menurunkan seluruh atribut/Pamplet/Spanduk dan bendera KNPB.
Sekitar 11.00 Polisi membabi buta
mengeluarkan tembakan ke masa KNPB/PRD dan Bagsa Papua.
Pada pukul 11. 30 TNI/POLRI
menangkap 13 anggota KNPB/PRD Timika yaitu : (1) Steven Itlay, Ketua KNPB
Wilayah Timika (2) Yanto Awerkion, Wakil Ketua KNPB Wilayah Timika, (3) Semuel Ukago, Sekjen KNPB Wilayah Timika
(4) Seprianus Edowai, Ketua Sektor Yamewa (5) Yudiman Kogoyo, Anggota Sektor
Jili Yale (6) Hubertus Dimi, Anggota Sektor Yamewa (7) Noakh Dimi, Anggota
Sektor Yamewa, (8) Semuel Ukago, Anggota Sektor Yamewa (9) Yunus Nawipa,
Anggota Sektor Yamewa (10) Yunus Nawipa, Anggota Sektor Yamewa (11) Albertus
Dimi, Anggota Sektor Yamewa (12) Paulus Dawan, Anggota KNPB Wilayah Timika,
(13) Agus Nirigi, Ketua Sektor Wania, (14) Yustinus Wenda, Anggota Sektor Tawi,
(15) Yalime Tabuni, Anggota Sektor Muara.
Sekitar pukul 12.00 Pdt. Deserius
Adii, S.Th tiba di Kantor POLSEK Kuala Kencana, sampai disana dia ketemu dengan
Kapolres, Yustanto, Wakapolres dan Kasat Intelkam untuk menanyakan alasan
kenapa ditangkap, menurut KAPOLRES Yustanto bahwa dia bertanggaungjawab dengan
luka-luka pukulan oleh TNI/POLRI ini, “Pak bagaimana?, jawab Pdt. Adii,
“baik-baik” KAPOLRES menjawab “Saya bertanggungjawab.” Ucap Yustanto. Terus
Wakapolres menjawab “Kami hanya meminta keterangan saja baru.” Ungkap
Wakapolres.
Pdt. Adii menjawab “Kalau mau
melakukan ibadah itu di dunia manapun dan manusia siapa pun dia melakukan
ibadahnya terhadap yang yang dia percaya, baik itu teroriskah? Komuniskah? Atau
agama manapun tidak boleh melarang untuk melakukan ibadahnya. Dunia ini hanya
satu oknum saja yang tidak biasa suka tentang ibadah namanya Iblis, Lusifer.”
Ucap Adii, Selanjutnya Wakapolres menjawab Ibadah itu kami tidak larang tetapi Steven
bilang Indonesia itu penjajah itu yang kami tangkap “Jangan bilang Indonesia
itu penjajah.” Kata wapolres.
Sampai detik ini masa sedang
berkumpul di Halaman Kantor POLRES Mimika Jl. Cendrawasih Timika.
About mediasi rakyat
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Fak-Fak - Suarapasema.blogspot.com- Penggrebekan Dan Penangkapan Sewenang – Wenang Tanggal 3 Juli 2015 Dan Proses Hukum Yang Tidak Adil Deng...
-
Foto: Pembacaan Pernyataan Sikap Rencana memeja-hijaukan tiga orang pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Sekreta...
-
Fak-fak kamis 10/15 The United Liberation Movement for West Papua – ULMWP wilayah Fak-fak siap bertangung jawab di pengadilan atas...
-
Foto-foto penggrebekan pada 3 Juli 2015 1. PNWP = Parlemen Nasional West Papua 2. WPNCL = West Papua Nasional Colition Liberation ...
-
HENTIKAN PELANGGARAN HAM DI PAPUA, KAPOLDA PAPUA HARUS BERTANGGUNG JAWAB Hentikan Pelarangan aksi damai, pembubaran paksa dan penangk...
-
Jayapura, Jubi – Dikabarkan, Pada Selasa 12 Mei 2015 lalu dua aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Fak-Fak atas nama Natanie...
-
Seorang Tokoh Agama Kabupaten Mimika Pdt. Deserius Adii, S.Th. mengatakan barang milik Gereja Kemah Injil (KINGMI) Jemaat Bahtera Yaguu...
-
Kantor NRFPB Bomberay-Fakfak dipasang garis polisi - foto: Erick W Fakfak. Kepolisian Resort Fakfak pada pukul 09.000 WPB datang k...
-
Timika-KNPBNes, Pada hari ini, Kamis 09 September 2015 Pemerintah Indonesia melalui PEMDA, TNI/POLRI mendukung Deklarasi Larangan M...
-
A.M Fachir Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Saat Forum MSG Berlangsung di Honiara Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia di Mint...






















Tidak ada komentar: